JAKARTA – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) mendorong para kepala daerah memiliki wawasan global dan kemampuan strategis tanpa kehilangan karakter serta jati diri bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., saat menutup Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Angkatan IV di Gedung Lemhannas RI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Ace mengatakan, kepala daerah tidak cukup hanya memiliki kemampuan mengelola pemerintahan dan pelayanan publik. Mereka juga harus mampu memahami posisi daerah sebagai bagian dari sistem nasional serta membaca perkembangan lingkungan strategis global.
“Saudara tidak hanya diajak memahami bagaimana mengelola pemerintahan daerah, tetapi juga bagaimana melihat daerah dalam perspektif yang lebih luas, bahwa daerah sebagai bagian integral dari sistem nasional dan sebagai bagian dari dinamika lingkungan strategis global, ” tegas Ace.
Selama sembilan hari, peserta memperoleh pembekalan mengenai wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, kepemimpinan, dan kemampuan teknokratik dalam pelayanan publik.
Pembelajaran dilaksanakan secara daring oleh Lee Kuan Yew School of Public Policy (LKYSPP), National University of Singapore. Peserta juga mengikuti praktik lapangan di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri RI.
KPPD Angkatan IV diikuti 23 kepala daerah yang terdiri atas 18 bupati dan lima wali kota dari berbagai wilayah di Indonesia.
Melalui program tersebut, Ace berharap lahir kepala daerah yang berkarakter negarawan, berpikir global, berpandangan jauh ke depan, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan terhadap perkembangan global harus berjalan beriringan dengan penguatan wawasan kebangsaan. Kemajuan dan inovasi daerah tidak boleh menghilangkan identitas nasional.
“Kita ingin daerah-daerah di Indonesia maju, modern, inovatif, dan mampu berkompetisi secara global, tetapi tetap memiliki jati diri Indonesia. Semakin luas wawasan global kita, semakin kuat pula karakter kebangsaan yang harus kita miliki, ” jelas Ace.
Penutupan KPPD Angkatan IV turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Komjen Pol Tomsi Tohir, Ketua Umum Purnomo Yusgiantoro Center Filda C. Yusgiantoro, Deputi PPNK Lemhannas RI Mayjen TNI Raden Djaenudin Slamet, serta sejumlah pejabat dari Kemendagri, KPK, dan Lemhannas RI.
Pembekalan tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepala daerah dalam melahirkan kebijakan yang modern dan inovatif, sekaligus menjaga karakter kebangsaan dan memperkokoh ketahanan nasional. (PERS)

Updates.